semakin berisik dan semakin gaduh negara ini
dewi pembohong itulah sebutannya kini
hitam dan putih sulit dikenali
fitnah dan cacian katanya
berlindung diri dari besarnya tembok hati
bicara berputar - putar tanpa kami tau mana itu putih
memberontak didalam diri
menangis melihat kondisi ini
jika memang dirinya hitam apa buktinya
dan jika memang dirinya putih apa yang membedakannya
gatal dan lelah hati ini terasa
mereka yang pintar terlihat bodoh dihadapan kami
kemana lagi kami dapat menumpukan harapan kami
menginjak kepala membunuh harga diri bangsa
bicara seolah tuhan yang tak pernah melakukan sebuah kesalahan
sibuk membela diri sendiri
tercoreng nama baik bangsa dihadapan si hidung mancung
negara merangkak sulitnya untuk berdiri kembali
gedung megah dengan fasilitas tertumpah ruah
semakin membabibutakan mereka
tikus tanpa kepala masih saja menggerogoti negaraku
kembalikan kedamaian bumi pertiwiku
dasar tikus - tikus brengsek tak berkepala
Tidak ada komentar:
Posting Komentar